photo cc532cee-48b0-4304-ab84-5f3a3fad823f.jpg  photo cc532cee-48b0-4304-ab84-5f3a3fad823f.jpg
 
Tampilkan postingan dengan label CARLING CUP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CARLING CUP. Tampilkan semua postingan

Daftar Juara Piala Carling Sepanjang Masa


Liverpool secara dramatis meraih tropi juara Piala Liga Inggris 2012. Kemenangan dalam drama adu penalti melawan Cardiff City di Wembley Stadium yang mengantar Liverpool ke tangga juara.

Kegagalan Anthony Gerrard, sepupu kapten Liverpool Steven Gerrard, menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti Cardiff City di tendangan kelima yang menentukan keberuntungan Liverpool.

Sebelumnya di waktu normal 90 menit, duel kedua tim berakhir dengan skor 1-1. Laga dilanjutkan di babak perpanjangan waktu, di mana Liverpool dan Cardiff City sukses melesakkan satu gol tambahan. Dengan skor 2-2 selama 120 menit, laga pun dilanjutkan dalam drama adu penalti, sebelum akhirnya dipastikan gelar juara menjadi milik Liverpool.

Gelar tersebut menjadi gelar kedelapan Liverpool di ajang Piala Liga sejak pertama kali digulirkan di tahun 1961. Liverpool terakhir kali mengangkat tropi juara ini pada tahun 2003.

Sukses ini juga mengakhiri dahaga gelar juara Liverpool dalam enam tahun terakhir.

Daftar Juara Piala Liga:
1961 Aston Villa
1962 Norwich City
1963 Birmingham City
1964 Leicester City
1965 Chelsea
1966 West Bromwich Albion
1967 Queen's Park Rangers
1968 Leeds United
1969 Swindon Town
1970 Manchester City
1971 Tottenham Hotspur
1972 Stoke City
1973 Tottenham Hotspur
1974 Wolverhampton Wanderers
1975 Aston Villa
1976 Manchester City
1977 Aston Villa
1978 Nottingham Forest
1979 Nottingham Forest
1980 Wolverhampton Wanderers
1981 Liverpool
1982 Liverpool
1983 Liverpool
1984 Liverpool

1985 Norwich City
1986 Oxford United
1987 Arsenal
1988 Luton Town
1989 Nottingham Forest
1990 Nottingham Forest
1991 Sheffield Wednesday
1992 Manchester United
1993 Arsenal
1994 Aston Villa
1995 Liverpool
1996 Aston Villa
1997 Leicester City
1998 Chelsea
1999 Tottenham Hotspur
2000 Leicester City
2001 Liverpool
2002 Blackburn Rovers
2003 Liverpool
2004 Middlesbrough
2005 Chelsea
2006 Manchester United
2007 Chelsea
2008 Tottenham Hotspur
2009 Manchester United
2010 Manchester United
2011 Birmingham City
2012 Liverpool

Daftar Koleksi Gelar Juara:
8 Liverpool
5 Aston Villa
4 Manchester United, Nottingham Forest, Chelsea, Tottenham Hotspur
3 Leicester City
2 Manchester City, Wolverhampton Wanderers, Birmingham City, Norwich City, Arsenal
1 West Bromwich Albion, Queen's Park Rangers, Leeds United, Swindon Town, Stoke City, Oxford United, Luton Town, Sheffield Wednesday, Blackburn Rovers, Middlesbrough

Berita Photo : Geng Anfield Cium Piala Carling







Drama Adu Penalti, Liverpool Bawa Piala Carling



Liverpool sukses menyamakan kedudukan jadi 1-1 pada laga kontra Cardiff City. Pencetak golnya Martin Skrtel.

Baru satu menit laga berjalan Liverpool sudah memberi ancaman. Glen Johnson melepaskan tembakan melengkung di sedikit luar kotak penalti tapi bola masih membentur mistar.

Cardiff membuat peluang pertamanya di menit 19 dan langsung berbuah gol. Diawali bola yang tak disapu sempurna oleh barisan belakang Liverpool, Kenny Miller mendapatkannya dan langsung memberi umpan terobosan kepada Mason.

Mason yang bebas dengan mudah menaklukkan Pepe Reina lewat sebuah tembakan mendatar melewati kakinya. Cardiff 1-0 Liverpool.

Di menit 42 Luis Suarez punya peluang di depan kotak penalti. Tapi sayang tembakannya masih terlalu lemah dan bola bisa diamankan kiper Cardiff.

Semenit setelahnya dari sebuah free kick Steven Gerrard, bola dilepaskan kotak penalti dan Daniel Agger menanduknya. Bola masih tepat ditangkap Tom Heaton.

Skor 1-0 pun tetap bertahan hingga turun minum.

Sejam laga berjalan Liverpool akhirnya mampu menyamakan kedudukan. Diawali korner Stewart Downing, bola mengarah ke Andy Carroll dan diumpan ke Suarez.

Suarez menanduk bola tapi masih menerpa tiang. Bola rebound langsung disambar Skrtel untuk menciptakan gol.

Upaya untuk menggempur pertahanana Cardiff terus dilakukan, 13 diantaranya melalui tendangan penjuru. Namun sampai peluit dibunyikan kedudukan tidak berubah.

Dengan hasil ini maka akan dilakukan perpanjangan waktu 2 X 15 menit.

Memasuki perpanjangan waktu, Liverpool melakukan penggantian, Carroll keluar diganti Kuyt. Nama terakhir ini akhir mampu centak gol untuk membawa keunggulan,

Sebelum memasuki kotak penalti, Kuyt melepaskan umpan, tapi berhasil disapu pemain Cardiff. Sayangnya bola kembali jatuh ke kaki Kuyt. Dengan sekali tendangan, Kuyt berhasil membobol gawang Cardiff, dan mengubah skor menjadi 2-1.

Namun di menit 118, Ben Turner kembali membuat skor 2-2. Skor itu bertahan hingga akhir perpanjangan waktu, sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti.

Dalam drama adu penalti Liverpool akhirnya memenangi Piala Liga Inggris setelah menang 3-2.

Susunan pemain
Cardiff: Heaton; McNaughton (Blake 106'), Hudson (A.Gerrard 98'), Turner, Taylor; Cowie, Gunnarsson, Whittingham, Gestede, Mason (Kiss 90'); Miller.

Liverpool: Reina; Johnson, Skrtel, Agger (Carragher 87'), Jose Enrique; Henderson (Bellamy 57'), Gerrard, Adam, Downing; Suarez, Carroll (Kuyt 103'

Liverpool Rajanya Piala Liga Inggris


Untuk kali pertama dalam enam tahun terakhir Liverpool punya peluang merebut trofi juara. Dengan 'cuma' menghadapi Cardiff City, The Reds bisa makin mengukuhkan statusnya sebagai 'Raja' kompetisi tersebut.

Status Liverpool sebagai penguasa Piala Liga Inggris dimulai dengan kehadiran mereka di babak final. Sejak kompetisi tersebut pertama digelar tahun 1961, The Reds sudah menjejak 10 edisi partai puncak.

Persentase sukses 'Si Merah' di final juga sangat baik karena mereka mampu jadi juara sebanyak tujuh kali. Sukses tersebut masing-masing diraih pada tahun 1981, 1982, 1983, 1984, 1995, 2001 dan terakhir 2003. Klub kebanggaan Liverpudlian itu mengalahkan Aston Villa dan Manchester United yang masing-masing baru memiliki lima dan empat gelar.

Liverpool saat ini juga masih tercatat sebagai klub dengan jumlah gol terbanyak di satu pertandingan Piala Liga Inggris. Rekor tersebut dibuat saat menggilas Fulham 10-0 di laga babak kedua tahun 1983. Catatan tersebut kemudian disamai West Ham United yang mampu mencukur Bury juga dengan skor 10-0 di musim yang sama.

Tak cukup sampai di situ, individu-individu The Anfield Gank pun punya torehan hebatnya. Ian Rush menjadi pemain yang paling sering bermain di final (6 kali), sekaligus juga paling banyak meraih gelar (5 kali). Rush hingga kini juga masih menjadi top skorer sepanjang masa dengan 49 gol, rekor yang dia pegang bersama Geoff Hurst.

Eks Liverpool lain yang sempat mengecap enam final Piala Liga Inggris adalah Emile Heskey. Namun dia hanya dua kali melalukannya dalam seragam 'Si Merah', dua lainnya dilakukan bersama Leicester City dan satu lainnya dalam jersey Aston Villa.

Mampukah Steven Gerrard cs kembali meraih gelar juara dan menuntaskan dahaga puasa gelar yang sudah berlangsung sejak tahun 2006? Jawabnya akan didapat saat laga final dihelat di Wembley Stadium, Minggu (26/2/2012) malam WIB.(detiksport)

Dua Gerrard Di Final Carling Cup


Final Piala Liga Inggris tahun ini bukan cuma soal duel kesebelasan Liverpool dan kesebelasan Cardiff City. Di Wembley, Minggu (26/2/2012) besok, ada potensi bentrok dua anggota keluarga Gerrard.

Gerrard yang pertama tentu sang kapten Liverpool, Steven Gerrard. Stevie G akan berusaha memberikan gelar untuk The Reds setelah terakhir kali melakukannya saat menjuarai Piala FA 2006.

Dari kubu Cardiff, ada Gerrard lain yang namanya mungkin belum akrab di telinga, Anthony Gerrard. Anthony adalah sepupu Steven yang lebih banyak menghabiskan kariernya di tim-tim semenjana.

Dua Gerrard ini memang belum tentu berhadapan secara langsung di atas rumput Wembley. Kalau Steven hampir pasti jadi starter, partisipasi Anthony masih akan tergantung kondisi kebugaran Mark Hudson. Kalau Hudson belum sehat, Anthony punya kans besar diturunkan.

Soal hubungan saudara ini, Steven dan Anthony sepakat akan sejenak melupakannya di laga final. Mereka sama-sama bertekad mengantarkan timnya jadi kampiun.

"Saya harap ini akan berjalan baik untuk Anthony. Tapi, saat peluit panjang berbunyi, saya harap dia yang kecewa," ucap Steven di Sky Sports.

"Kalau dia (Steven) lolos dan tinggal berduel satu lawan satu di menit terakhir, dalam kondisi kami unggul, maka saya akan menghentikannya," kata Anthony.

"Dia sudah punya banyak medali juara dan kalau ini adalah kesempatan saya untuk memenanginya, maka saya harus mengambilnya," imbuhnya.

Jadi, siapa yang akan tersenyum di akhir dan mengangkat trofi? Steven atau Anthony?
(detiksport)

Carling Cup : Road To Wembley



The Reds akhirnya menapakkan kakinya di final Piala Carling, ini merupakan kesuksesan ke delapan. Terakhir kali The Reds memenangi Piala ini pada musim 2002-2003 dan merupakan gelar ketujuh atau menjadi koleksi terbanyak sejauh ini. Piala itu menjadi tambahan koleksi di ruang piala kali ya? pada tahun 1980-81, 1981-82, 1982-83, 1983-84, 1994-95, 2000-01, dan terakhir 2002-03.

Berikut ini sekilas perjalanan menuju Wembley

1. Babak kedua
Dibabak kedua atau putaran kedua, genk Anfield bertandang ke markas Exeter 24 Agustus tahun lalu dan berhasil membungkam tuan rumah 3-1 melalui gol-gol maxi, Suarez dan Andy Carroll.

2. Babak ketiga
Pada putaran ketiga ini Liverpool sudah ditunggu oleh Brighton, lagi-lagi The Reds mampu mengatasi tuan rumah dengan skor tipis 2-1 melalui gol yang dicetak masing-masing oleh Meneer kuyt dan Mas Bella.

3. Babak Keempat
Putaran keempat atau 16 besar kali ini penantangnya sesama klub Premier Stoke City, dan mampu dijinakkan dengan dengan skor tipis juga 2-1 di Britania stadium. Gol diborong oleh Luiz Suarez. kemenangan terjadi dikandang lawan.

4. Babak Kelima
Atau babak perempatfinal lagi-lagi kemenangan diraih dikandang lawan, kali ini yang menjadi mangsa adalah rival abadi, Chelsea. Di Stamford Bridge anak asuh juragan mampu mejungkirkan tuan rumah dengan skor dua gol tanpa balas melalui Martin Kelly dan Maxi.

5. Semifinal
Pada babak semifinal ini mulai dilakukan pertandingan home and away. kali ini yang menjadi lawan adalah tetangga berisik Manchester United. Pertemuan pertama dihelat di City of Manchester, kala itu The Reds mampu mencuri poin penuh dengan skor tipis 1-0 melalui gol yang dicetak oleh kapiten melalui titik putih. Pada pertemuan kedua di Anfield hanya mampu bermain imbang, tetapi Liverpool lolos dengan aggregat gol tandang.

Melihat rekor diatas menjadi berbanding terbalik dengan perjalanan di Piala FA, sejauh ini Liverpool sudah memasuki babak keenam, dimana semua pertandingan dimenangkan di kandang.

Jadi kita tunggu 26 Februari nanti saat Liverpool bertemu Cardiff difinal yang dihelat di Wembey yang akan menjadi saksi bisu siapa yang terhebat, apakah cardiff akan memberi kejutan atau Liverpool akan menambah koleksi gelarnya menjadi ke delapan. jangan lupa sakiskan siaran langsungnya di blog ini.